Saturday, February 18, 2012

Belajar dari Seekor Cicak

Dalam mengarungi kehidupan, sebenarnya ada banyak pelajaran yang dapat diambil. Bisa berasal dari mana saja dan kapan saja. Saat berada di perjalanan, saat akan tidur, saat makan, atau saat-saat yang lain. Bisa juga saat berada di tempat-tempat yang kita hadir didalamnya. Atau, bisa dari makhluk dan lingkungan sekitar yang berupa tumbuhan, binatang ataupun manusianya.
Ketika sedang merenovasi rumah,seorang sedang berusaha menjebol dinding kayu itu,rumah di jepang biasanya terbuat dari dinding kayu ,ketika itu dia menemukan seekor cicak terperangkap di antara ruang kosong itu dengan kakinya melekat pada sebuah surat , ia merasakan kasihan dan penasaran lalu ketika ia memperhatikan surat itu,ternyata surat itu sudah ada disitu  10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali di bangun. Apa yang terjadi ? Bagaimana cicak itu dapat bertahan dalam kondisi terperangkap selama 10 tahun? dalam keadaan gelap dalam 10 tahun,itu adalah hal yang mustahil dan tak masuk akal, orang itu kemudian berpikir kembali, bagaimana cicak itu bisa bertahan hidup selama 10 tahun dengan terperangkap,bagaimana caranya ia makan? . Orang itu kemudian menghentikan pekerjaanya dan memperhatikan cicak tersebut, kemudian tiba-tiba datang seekor cicak lain yang muncul dengan makanan di mulutnya, orang itu merasa terharu melihat hal tersebut,ternyata ada cicak lain yang selalu memperhatikan cicak yang terperangkap selama 10 tahun.
"Sungguh ini sebuah cerita cinta yang indah, cinta dapat terjadi bahkan terjadi kepada hewan kecil seperti seekor cicak tadi,apa yang dapat dilakukan oleh cinta?tentu saja sebuah kejaiban, bayangkan cicak itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun, dan bayangkan bagaimana hewan yang sekecil itu mempunyai karunia yang mengagumkan ? 
Jadi, jangan pernah mengabaikan orang yang anda kasihi,karena wujud kesetiaan dapat kita tiru dari kedua ekor cicak itu "

Sahabat, cinta boleh dimiliki siapa saja, termasuk cicak pada cerita diatas.  Dan cinta sejati tidak akan pernah pupus dimakan usia, meski itu 10 tahun, 20 tahun, 30 tahun. Ataupun meski telah menjadi aki-aki dan nini-nini.Semoga bermanfaat..

2 comments:

  1. cb tirulah cicak itu..qm hrs bs belajar dr sang cicak..jd jgn mengharapkan seseorang untuk setia dg mu tp qm sendiri belum bisa melakukan hal itu.

    ReplyDelete