Thursday, January 26, 2012

Manfaat Extra Food Bagi Burung

Extra Fooding (EF) adalah makanan ekstra (tambahan) yang kita berikan ke burung.EF mempunyai banyak sekali manfaat, selain menjaga asupan gizi agar tidak mudah sakit, EF juga diperlukan untuk menjaga perfomance burung.
Pemberian EF harus pas, tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih karena bisa membuat burung drop atau over birahi.
Untuk itu kita perlu mengetahui jenis-jenis EF dan manfaatnya:

1. Jangkrik

Untuk meningkatkan power suara burung dan meningkatkan birahi.
Dalam pemberian jangkrik ke burung hilangkan kepala, sayap dan kaki jangkrik terlebih dahulu.

2. Cacing

Untuk meningkatkan birahi, tapi jika terlalu biasa kita berikan cacing maka efeknyatidak seinstan jika jarang kita berikan.
Dalam memberikan ke burung diusahakan cacing dalam kondisi sudah siap makan (dengan cara membanting cacing terlebih dahulu tapi jangan sampai mati total).

3. Kroto

Untuk membuat burung menjadi gacor (sering bunyi)
Dalam memberikan ke burung sebaiknya kroto kita bersihkan dulu dengan membuang kotoran & semut murah yang masih tercampur

4. Ulat Hongkong (UH)

Untuk meningkatkan emosi / birahi secara instan. Efek yang diberikan 1 ekor UH = 2ekor jangkrik (kurang lebih).
Dalam pemberian ke burung, kita pilih UH yang berwarna putih (UH yang habis ganti kulit) dan kita hilangkan bagian kepalanya.

5. Pepaya

Untuk menurunkan birahi burung dan tidak beresiko membuat gemuk.(Sebaiknya perbanyak pemberian buah pepaya, karena buah pepaya mengandung vitamin C yang tinggi sehingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh)

6. Pisang

Untuk menurunkan birahi burung (efek yang dihasilkandibawah pepaya), kandungankarbohidrat lebih banyak daripada pepaya.

7. Apel

Untuk meningkatkan birahi burung

8. Timun

Untuk memperlancar pencernaan...dan menambah air di dlm tubuh burung.

Monday, January 23, 2012

AC Ionizer MIDEA Ramah Lingkungan

Sebuah AC Ionizer MIDEA dilengkapi teknologi pintar dalam hal hemat energi, 1 Watt Standby. Teknologi On–Off pintar MIDEA memungkinkan AC MIDEA otomatis beralih pada energy- saving mode dalam kondisi standby hingga memangkas konsumsi energi pada umumnya 4 – 5Watt menjadi 1 Watt. Hemat energi 80% tiap harinya dengan AC MIDEA yang bersertifikasi Environmentalism resmi dari Honeywell dan European RoHS.
Sementara untuk  Ionizer Series, didukung dengan teknologi Ionizer yang melepaskan ion oksigen negatif ke udara untuk menghilangkan debu dan asap. Teknologi yang sama mampu mengubah struktur dan menekan jumlah bakteri yang ada di sekeliling kita yang memungkinkan kita hidup lebih sehat.
Yang kedua adalah Vitamin C Filter yang mengisi udara dengan vitamin C guna melembutkan kulit dan mengurangi stres. Photocatalyst Filter merupakan filter terakhir yang sangat efektif berfungsi sebagai deodorant, melumpuhkan bakteri serta mendaur ulang udara agar tetap segar.

Green Network sebagai Teknologi IT Ramah Lingkungan

Green Network. Sebuah teknologi IT yang saat ini dikembangkan untuk memenuhi kaidah ramah lingkungan. Jaringan ini dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria  penggunan sumberdaya yang seminimal mungkin (low power consumption, low resources dan low cost) namun tetap memiliki kinerja yang dan utilisasi yang optimal untuk memenuhi kebutuhan dari user.

Cucak Wilis atau Cucak Gunung

Cucak gunung adalah nama sejenis burung pengicau dari suku Pycnonotidae. Burung ini juga dikenal dengan nama lain: cica-rante. Nama ilmiahnya adalah Pycnonotus bimaculatus (Horsfield, 1821). Sementara dalam bahasa Inggris disebut Orange-spotted Bulbul, merujuk pada bintik jingga di kepalanya.
Ciri-Ciri 
Burung yang berukuran sedang, panjang tubuh total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 20 cm.Punggung berwarna hitam kelabu atau kecoklatan, tersaput hijau zaitun. Dagu, tenggorokan dan dada hitam kecoklatan, dada bagian bawah dan perut keputihan suram, atau berbercak kehitaman. Kepala dengan satu atau dua bintik jingga kekuningan di depan mata, dan penutup pantat berwarna kuning. Ras Jawa Barat memiliki tutup telinga berwarna kuning.
Iris coklat gelap, paruh dan kaki hitam.

Kebiasaan dan Penyebaran

Sendirian atau dalam kelompok, burung ini menyukai pinggir hutan dan tempat-tempat terbuka di hutan, juga pada vegetasi pada tepian sungai di hutan. Memburu serangga dan mencari aneka buah-buahan untuk makanannya.

Menyebar terbatas (endemik) di Sumatra, Jawa dan Bali, cucak gunung umum ditemukan di wilayah pegunungan antara 800-3.000 m dpl, hingga ke zona cantigi gunung (Vaccinium) di dekat puncak. Burung ini nampaknya menggantikan cucak kutilang (P. aurigaster) dan merbah cerukcuk (P. goiavier) di daerah pegunungan.

Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro

SEJARAH KELAHIRAN
Paradigma pembangunan berkelanjutan yang merupakan bagian dari kebijaksanaan pembangunan nasional dimaksudkan bahwa dalam pemanfaatan sumber daya alam sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan manusia perlu memperhatikan kemampuan lingkungan, baik untuk memenuhi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. Suatu usaha rekayasa lingkungan baik dengan cara strategi ataupun taktis dimaksudkan agar lingkungan tetap mampu mendukung kegiatan pembangunan dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan setiap hidup manusia.
Dalam menghadapi tantangan globalisasi maupun kegiatan pembangunan berkelanjutan kebutuhan sumber daya manusia, baik tenaga ahli maupun tenaga terampil yang berkualitas dan tanggap terhadap permasalahan lingkungan masih sangat diperlukan. Didorong oleh gagasan dan keyakinan serta landasan dan semangat untuk menghadapi tantangan tersebut mendorong pembentukan PROGRAM STUDI TEKNIK LINGKUNGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO yang berdiri berdasarkan SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR JENDRAL PENDIDIKAN TINGGI NO.377/DIKTI/KEP/1998 yang ditetapkan pada tanggal 21 Oktober 1998.

Program Studi Teknik Lingkungan menyelenggarakan program pendidikan Strata 1 (S1) Reguler, Lintas Jalur dan Ekstensi. Penerimaan mahasiswa baru Program S1 Reguler melalui SPMB dan PSSB, untuk mahasiswa baru Lintas Jalur dan Ekstensi yang berasal dari lulusan DIII (konsentrasi pada kesehatan dan sanitasi lingkungan) melalui ujian masuk khusus yang diselenggrakan oleh Fakultas Teknik Universitas Diponegoro dan mahasiswa baru Ekstensi Program dari SMU dengan ujian yang terintegrasi dengan program serupa di Fakultas Teknik. Lulusan DIII yang menempuh Program S1 Lintas Jalur dan Ekstensi masuk mulai semester 5 dan dikenakan Program Matrikulasi.
Sistem Pendidikan Program Sarjana S1 pada Program Studi Teknik Lingkungan menganut sistem kredit, sesuai dengan SK Rektor no.272/SK/J.07/2002 tentang Peraturan Akademik Program Sarjana dan Program Diploma Universitas Diponegoro. Beban kegiatan belajar mengajar diukur dengan satuan kredit semester (SKS). Beban kredit studi pada Program Studi Teknik Lingkungan adalah 144 sks dengan lama studi normal 8 semester da lama studi maksimum 14 semester.
Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro berdiri berdasarkan surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi No. 377/DIKTI/KEP/1998 yang ditetapkan pada tanggal 21 Oktober 1998. Program Studi Teknik Lingkungan telah memperoleh hasil akreditasi B (sesuai dengan SK BAN PT Depdiknas No: 018/BAN-PT/ Ak-X/S1/VIII/2007.
Berlokasi di Gedung C Teknik Sipil Lantai 3, Kampus UNDIP Tembalang, Program Studi Teknik Lingkungan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 1999/2000 hingga tahun 2010/2011. Jumlah mahasiswa yang diterima selama kurun waktu 10 tahun sebanyak 756 orang dengan lulusan 367 lulusan. Rata-rata waktu studi 4,5 tahun dan waktu studi tercepat adalah 3 tahun 7 bulan.
TUJUAN PROGRAM STUDI
1.      Menjadi pusat pengembangan rekayasa ilmu dan teknologi lingkungan baik skala lokal, nasional dan internasional.
2.      Menghasilkan lulusan dengan dasar kerekayasaan di bidang lingkungan yang kuat dan profesional.
3.      Menghasilkan penelitian-penelitian yang unggul dan berorientasi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) serta berperan dalam pengembangan ilmu kerekayasaan dan teknologi lingkungan.
4.      Memberikan kontribusi pemecahan masalah yang dihadapi masyarakat melalui pendekatan teknologi dan sosial kemasyarakatan.
PROFIL LULUSAN
1.      Mampu merencanakan dan meracang sistem pengelolaan dan pengolahan lingkungan yang meliputi unit proses, unit operasi, analisis biaya hingga dapat diaplikasikan di lapangan.
2.      Mampu menganalisis dan mengevaluasi permasalahan lingkungan dengan mempertimbangkan aspek teknik, sosial, dan ekonomi.
PROGRAM DAN SISTEM PENDIDIKAN
Program Studi Teknik Lingkungan menawarkan pembelajaran multidisiplin kepada mahasiswa yang ingin bekerja di bidang yang erat hubungannya dengan manusia dan lingkungan. Bidang multidisiplin yang diselenggarakan meliputi Air Bersih, Limbah Cair, Limbah Padat, dan Pencemaran Udara.
Program Studi Teknik Lingkungan menerima calon mahasiswa lulusan sekolah menengah untuk mengikuti pendidikan Sarjana Strata Satu (S1) dan Program Studi Teknik Lingkungan juga menerima calon mahasiswa lulusan Program Diploma III untuk menempuh Program S1 melalui ujian masuk yang diselenggarakan Universitas Diponegoro.
Proses pembelajaran menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS). Untuk mahasiswa yang berasal dari sekolah menengah total SKS yang dibebankan sebanyak 144 SKS yang diselesaikan dalam waktu 8 semester atau 4 tahun sedangkan yang berasal dari Program DIII dikenakan beban kredit sebesar 65 SKS dalam waktu 4 semester atau 2 tahun.
PROFIL DOSEN
Program Studi Teknik Lingkungan didukung oleh 21 dosen yang berkompeten pada bidang Air Bersih, Limbah Cair, Limbah Padat, dan Pencemaran Udara. Sebanyak 52% atau 11 staf akademik berpendidikan Master (Strata 2), yang berasal dari perguruan tinggi di dalam maupun di luar negeri. Sedangkan 48% atau 10 dosen saat ini sedang menempuh pendidikan Program Doktor (Strata 3).
PROFIL MAHASISWA DAN LULUSAN
Program Studi Lingkungan memiliki Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) yang dibagi menjadi 6 departemen, yaitu:
1.      Departemen Riset dan Pendidikan
2.      Departemen Minat dan Bakat
3.      Departemen Ekonomi
4.      Departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa
5.      Departemen Eksternal
6.      Departemen Sosial
Terdapat pula biro-biro seperti Rohis Hayatun Nufus, Kelompok Studi Lingkungan (KSL) dan Ikatan Pecinta Alam Lingkungan (IPAL). Didukung oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seperti Teater, Futsal, Voli, Tari, Basket, dll.
Alumni Program Studi Teknik Lingkungan sebagian besar berkiprah di bidang air bersih (PDAM), sanitasi (Dinas Kebersihan dan Pekerjaan Umum), pertambangan (Pertamina, BP Migas, Dirjen Migas), Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan di perusahan-perusahan swasta dari dalam maupun luar negeri, dan konsultan lingkungan.
SARANA DAN FASILITAS PENDIDIKAN
Sistem Informasi Akademik
Program Studi memiliki Sistem Informasi Akademik (SIA) yang terkoneksi dengan Sistem Informasi Akademi Fakultas Teknik (SIFT). Sistem ini menyediakan informasi mengenai seluruh kegiatan akademi, seperti jadwal kuliah, data mahasiswa tiap mata kuliah, transkrip akademik, dan data pribadi mahasiswa. Data-data tersebut dapat diakses dari dalam maupun luar kampus dengan menggunakan username dan password yang unik untuk tiap mahasiswa dan staf.
Ruang Kelas dan Kantor
Terdapat tiga ruang perkuliahan yang memiliki kapasitas 50-100 orang, yaitu dua ruang di Gedung C Teknik Sipil Lantai 3 (C.303 dan C.304), dan satu di Gedung Kuliah Bersama Fakultas Teknik. Ruang kantor terdiri atas, ruang dosen (C.301) dan ruang administrasi (C.302). Disediakan pula satu ruang perpustakaan, satu ruang laboratorium, satu ruang sidang dan satu ruang HMTL. Dilengkapi pula dengan akses internet melalui jaringan kabel dan nirkabel.
Perpustakaan
PerpustakaanTeknik Lingkungan memiliki koleksi buku teks, laporan Tugas Akhir, dan laporan kerja Praktek. Koleksi buku di perpustakaan terutama berkaitan dengan topik air bersih, limbah cair, sampah, pencemaran udara, dan sistem manajemen lingkungan, serta buku-buku pendukung lainnya. Mahasiswa juga dapat meng-akses beberapa jurnal internasional yang telah disediakan.
Laboratorium Lingkungan (Link dengan Kimia MIPA, Bappedalda Jateng, Balai Laboratorium Kesehatan Semarang)
Meliputi analisis laboratorium air dan pengendalian pencemaran air. Analisis pencemaran udara dan bising. Analisis laboratorium buangan padat. Pemeriksaan air di lapangan dapat dilakukan dengan alat Water Checker U-10. Peralatan lain yang tersedia : sentrifuge, oven, balance, dan alat-alat lainnya.
Laboratorium Mikrobiologi (Link dengan MIPA)
Analisis Laboratorium Mikrobilogi dengan sasaran menjelaskan karakteristik air secara biologi seperti mikroorganisme, E.coli dan total coli, plankton, bentos dan sebagainya.
Laboratorium Komputer (LAN Program Studi dan Link dengan pusat komputer Dekanat)
Bahasa-bahasa pemrograman, aplikasi statistik, model dan simulasi, aplikasi manajemen operasional, desain, maupun informasi lingkungan.
Workshop/Bengkel (Link dengan Teknik Sipil, Teknik Mesin)
Kegiatan yang dilakukan berkaitan dengan model perancangan dan perencanaan proses pengolahan baik air minum, air buangan, buangan padat, maupun udara.
Perpustakaan (Link dengan Perpustakaan Pusat, Perpustakaan Dekanat)
Sarana perpustakaan meliputi buku-buku teks, jurnal-jurnal ilmiah, hasil penelitian, yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dan penelitian di Program Studi Teknik Lingkungan, dan masih terus ditambah dan dikembangkan lagi untuk melengkapi kepustakaan.
Prasarana Lain Pendukung Perkuliahan : OHP, LCD Projector, Notebook, PC, Sound System.
PROGRAM KERJASAMA DAN PENGABDIAN MASYARAKAT
Pada saat ini Program Studi Teknik Lingkungan telah menjalin kerjasama dengan beberapa institusi, seperti:
1.      Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
2.      Pemerintah Daerah/ Propinsi
3.      Dinas dan Kantor Wilayah Kesehatan
4.      Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten/Kota
5.      Departemen Pemukiman Prasarana Wilayah
6.      Berbagai Universitas
7.      Bappeda Kota dan Kabupaten
8.      Menteri Lingkungan Hidup
9.      BLH
10.  Batan
11.  LIPI
12.  Pertamina
13.  BP Migas
14.  Dan instansi swasta lain
Program Studi Teknik Lingkungan juga membuka peluang kerjasama di bidang:
1.      Perencanaan dan studi pengendalian pencemaran
2.      Perencanaan dan studi penyediaan air bersih
3.      Perencanaan dan studi pengelolaan persampahan
4.      Pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun
5.      Studi UKL/UPL dan AMDAL
6.      Manajemen lingkungan
7.      Pengelolaan dan studi kesehatan lingkungan
8.      Penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja
9.      Penerapan teknologi berish
Program Studi Teknik Lingkungan juga melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat secara rutin dalam bentuk pendampingan langsung kepada masyrakat, penyuluhan bantuan teknis, pelatihan dan pemberdayaan masyarakat.
PROSPEK KERJA TEKNIK LINGKUNGAN
Instansi Pemerintah
Departemen Kesehatan, Lingkungan Hidup, BPPT, Dinas Kebersihan, BAPEDAL, Dinas Pekerjaan Umum, LIPI, Departemen Dalam Negeri, PDAM, BAPPEDA, Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Sektor Swasta
Perguruan Tinggi Swasta(PTS), konsultan, kontraktor, industri, LSM

TWINNING PROGRAM
Program Studi Teknik Lingkungan sejak tahun 2008 telah menjalin kerjasama Double Degree Program dengan Saxion Hoogen School di Belanda. Program yang dinamakan Twinning Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa Teknik Lingkunganyang telah menempuh 6 semester dan dinyatakan lulus seleksi menyelesaikan satu tahun terakhir perkuliahan di Saxion Hoogen School. Lulusan program ini akan mendapatkan ijazah Sarjana Teknik dari Universitas Diponegoro dan Bachelor of Engineering dari Saxion Hoogen School.

Wednesday, January 18, 2012

Sepucuk surat dari Ibu dan Ayah

Beruntung kalian yg masih diberi waktu untuk membahagiakan orangtua,,,,jangan pernah mengecewakan mereka,,,karena suatu hari nanti kalian akan menjelma sebagai mereka,,,jika ada kecewa untuk mereka,,,sembunyikan dari pandangan matanya,,,andai kalian tau,,,setiap tetes air mata kekecewaan mereka karena ulahmu,,,,,adalah lautan duka yg akan kalian arungi di kemudian hari,,,,penyesalan tiada berguna,
Kasih seorang kekasih dapat ditukar ganti .. Tetapi kasih seorang ibu dan ayah tidak dapat ditukar ganti .. Kasih seorang kekasih tidak sentiasa berkekalan .. Tetapi kasih ibu dan ayah akan berkekalan hingga ke surga .. Semoga kita tergolong dalam golongan anak-anak yang soleh dan solehah .. Amin 

Monday, January 16, 2012

GreenBird Sebagai Teknologi Ramah Lingkungan

Teknologi ramah lingkungan sudah merupakan perhatian pada masa kini. Salah satunya adalah terciptanya kendaraan ramah lingkungan bertenaga angin bernama Ecotricity. Ecotricity adalah kendaraan ramah lingkungan yang murni hanya menggunakan tenaga angin untuk bergerak. Walaupun hanya dengan angin, kendaraan ramah lingkungan ini dapat bergerak dengan kecepatan tidak kalah dengan mobil biasa yaitu secepat  202.9 km/jam. Mengagumkan bukan mengingat bahwa kendaraan ini bergerak hanya dengan bantuan angin.
Greenbird adalah sebuah kendaraan ramah lingkungan bertenaga angin yang mengambil konsep bentuk dari sebuah kapal yacht. Beberapa orang bahkan mengenal greenbird dengan nama kapal yacht untuk daratan. Ecotricity greenbird ini dirancang oleh seorang insinyur asal Inggris bernama Richard Jenkins.
Untuk dapat bergerak, Ecotricity greenbird menyatukan banyak fungsi kendaraan pada bentuknya. Misalnya memasang layar kapal untuk memanfaatkan angin yang bertiup yang diinspirasi oleh kapal yatch, memasang sayap vertikal untuk membuat greenbird terdorong maju kedepan oleh angin yang diinspirasi oleh pesawat, dan memasang sayap kecil untuk menjaga kendaraan ramah lingkungan ini tetap berada ditanah yang diilhami oleh bumper depan mobil formula 1
Untuk mencapai kecepatan terbaiknya, kendaraan ramah lingkungan ecotricity perlu berada di kawasan yang memiliki angin kencang .Sehingga mungkin ke depan, ecotricity greenbird tidak akan menjadi pilihan bagi daerah perkotaan tetapi mungkin akan dipertimbangkan menjadi kendaraan alternatif untuk melewati padang gurun. Untuk tambahan,ternyata kendaraan bertenaga angin ini juga memiliki versi untuk bisa beroperasi didataran es